Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, telah meluncurkan serangkaian langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) wilayahnya. Upaya ini dipicu oleh meningkatnya risiko kebakaran akibat aktivitas pemrosesan sampah yang tidak terkontrol serta perubahan iklim yang memperburuk kondisi kering.
Mitigasi difokuskan pada tiga proyek strategis daerah yang telah direncanakan sejak awal tahun 2024. Setiap proyek memiliki tujuan spesifik untuk menurunkan potensi bahan bakar kebakaran, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat kapasitas penanggulangan darurat.
- Peningkatan Sistem Pengelolaan Sampah Organik: Mengoptimalkan proses komposting dan bio‑gas untuk mengurangi volume sampah yang mudah terbakar.
- Pemasangan Sistem Deteksi Dini: Memasang sensor suhu dan asap di area kritis TPA, terintegrasi dengan pusat pemantauan DLH.
- Pelatihan Tim Penanggulangan Kebakaran: Membekali petugas TPA dengan prosedur pemadaman cepat dan penggunaan alat pemadam khusus sampah.
Berikut rangkuman singkat tiga proyek strategis tersebut:
| Proyek Strategis | Tujuan Utama | Jadwal Pelaksanaan |
|---|---|---|
| Pengelolaan Sampah Organik | Mengurangi bahan bakar alami dan meningkatkan nilai ekonomis sampah | 2024‑2025 |
| Sistem Deteksi Dini | Deteksi kebakaran dalam 5 menit sejak munculnya anomali suhu | Q3 2024 |
| Pelatihan Tim Penanggulangan | Menyiapkan 150 petugas dengan sertifikasi penanggulangan kebakaran sampah | Q4 2024 |
Selain langkah teknis, DLH juga menggandeng masyarakat sekitar melalui program edukasi tentang bahaya api terbuka di area TPA dan pentingnya pelaporan dini. Sosialisasi dilakukan lewat pertemuan warga, poster visual, serta media sosial resmi pemerintah kota.
Dengan kombinasi kebijakan, teknologi, dan partisipasi publik, diharapkan risiko kebakaran di TPA Tangerang dapat ditekan secara signifikan, menjamin keamanan lingkungan dan kelancaran operasional pengelolaan sampah kota.