Setapak Langkah – 23 Juni 2026 | Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menghubungi secara langsung Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius, setelah menerima laporan mengenai kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan energi milik negara tersebut. Laporan tersebut muncul seiring lonjakan harga gas alam yang memengaruhi biaya operasional dan profitabilitas Pertamina.
Dalam percakapan telepon, Dasco menanyakan kejelasan situasi serta langkah-langkah yang akan diambil oleh manajemen Pertamina untuk mengantisipasi dampak finansial dari harga gas yang tinggi. Simon Aloysius menyampaikan bahwa perusahaan sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap biaya produksi, serta meninjau strategi penyesuaian tarif dan efisiensi operasional.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam pembicaraan antara lain:
- Harga gas domestik mengalami kenaikan signifikan selama tiga bulan terakhir, menambah beban biaya produksi.
- Pertamina tengah mempertimbangkan restrukturisasi tenaga kerja untuk menurunkan beban biaya tetap.
- Manajemen berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional sekaligus melindungi kepentingan karyawan.
- Dialog lanjutan antara DPR dan Pertamina direncanakan untuk membahas kebijakan dukungan pemerintah terhadap sektor energi.
Dasco menekankan pentingnya transparansi dan perlindungan bagi pekerja, sementara Simon Aloysius menegaskan bahwa keputusan PHK tidak akan diambil secara terburu‑buru dan akan melalui proses konsultasi intensif dengan serikat pekerja serta otoritas terkait.
Isu ini menambah tekanan pada pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan energi, terutama dalam konteks fluktuasi harga energi global yang berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat.