Setapak Langkah – 12 Mei 2026 | Badan Investasi Danantara melalui unit usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), mengumumkan rencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2028. Langkah ini menjadi bagian strategis untuk mengumpulkan dana guna memperluas proyek waste‑to‑energy (WtE) yang tengah dikembangkan.
Strategi IPO Denera diharapkan tidak hanya menyediakan modal baru, tetapi juga meningkatkan profil industri energi bersih di pasar modal Indonesia. Berikut rangkaian skenario yang dipaparkan oleh Danantara:
- 2024‑2025: Penyusunan prospektus, audit keuangan, dan konsultasi regulator.
- 2026: Penyelesaian due‑diligence, penetapan harga saham perdana, dan roadshow kepada calon investor institusional.
- 2027: Finalisasi persetujuan BEI serta otoritas pasar modal, persiapan infrastruktur pelaporan publik.
- 2028: Penawaran umum saham perdana (IPO) resmi dan pencatatan Denera di BEI.
Berikut perkiraan tahapan waktu dalam bentuk tabel:
| Tahun | Kegiatan Utama |
|---|---|
| 2024‑2025 | Penyusunan dokumen IPO dan audit |
| 2026 | Due‑diligence dan roadshow |
| 2027 | Persetujuan regulator |
| 2028 | Pelaksanaan IPO dan pencatatan |
Potensi pendanaan yang diharapkan dari penawaran saham ini diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, yang akan dialokasikan untuk:
- Pembangunan fasilitas WtE baru dengan kapasitas produksi energi terbarukan.
- Peningkatan teknologi konversi limbah menjadi listrik dan panas.
- Ekspansi jaringan distribusi energi bersih ke wilayah industri dan komunal.
Di sisi lain, Danantara menilai bahwa sektor WtE memiliki prospek pertumbuhan yang kuat seiring dengan kebijakan pemerintah yang semakin menekankan pengelolaan sampah dan transisi energi bersih. Dukungan regulasi seperti Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Sampah dan Rencana Umum Energi Nasional menjadi landasan strategis bagi Denera.
Investor yang tertarik diharapkan dapat memperoleh eksposur pada bisnis yang menggabungkan keberlanjutan lingkungan dengan potensi finansial yang menarik. Namun, mereka juga perlu mempertimbangkan risiko seperti fluktuasi harga energi, tantangan teknis dalam pengolahan limbah, dan persaingan dari proyek energi terbarukan lainnya.
Dengan target IPO pada 2028, Denera berencana mengimplementasikan langkah‑langkah persiapan secara bertahap, memastikan kepatuhan penuh pada standar pelaporan BEI, serta menjaga transparansi bagi pemegang saham potensial.