Setapak Langkah – 07 April 2026 | PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaporkan bahwa hingga akhir Februari 2026, bank tersebut telah menyalurkan kredit infrastruktur senilai Rp491,63 triliun. Angka ini mencerminkan kenaikan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, menandakan peningkatan peran lembaga keuangan dalam mendukung proyek-proyek pembangunan nasional.
Kredit tersebut difokuskan pada sejumlah sektor strategis, antara lain:
- Transportasi dan logistik
- Energi, termasuk pembangkit listrik dan jaringan distribusi
- Air bersih dan sanitasi
- Telekomunikasi dan teknologi informasi
- Pengembangan kawasan industri
Peningkatan alokasi dana ini diproyeksikan dapat mempercepat realisasi proyek infrastruktur yang selama ini mengalami kendala pembiayaan. Dengan dukungan finansial yang lebih kuat, diharapkan proyek‑proyek tersebut dapat selesai tepat waktu, meningkatkan konektivitas, serta menstimulasi pertumbuhan ekonomi regional.
Bank Mandiri juga menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan pembiayaan, termasuk penyediaan fasilitas kredit dengan suku bunga kompetitif dan tenor yang fleksibel, guna menarik lebih banyak pelaku usaha dan pemerintah daerah.
Secara keseluruhan, pencapaian kredit infrastruktur sebesar Rp491,63 triliun ini menegaskan peran vital sektor perbankan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.