Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional pada 29 Juni, Bank Mandiri menegaskan kembali komitmen strategisnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di seluruh Indonesia. Melalui rangkaian program inklusi keuangan, bank tersebut berupaya menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, terutama bagi segmen rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah.
Berbagai inisiatif telah diluncurkan, antara lain:
- Penyediaan produk kredit mikro dengan suku bunga bersaing yang ditujukan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) keluarga.
- Pengembangan layanan perbankan digital yang memudahkan akses transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor cabang.
- Program edukasi literasi keuangan yang meliputi workshop, modul daring, dan kampanye media sosial untuk meningkatkan pemahaman keluarga tentang pengelolaan dana.
- Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga keuangan lain untuk memperluas jaringan layanan di wilayah terpencil.
- Fasilitas tabungan khusus keluarga yang menawarkan hadiah dan insentif berbasis pencapaian finansial.
Bank Mandiri menekankan bahwa ekosistem inklusi keuangan tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, melainkan juga pada penciptaan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dengan meningkatkan akses layanan keuangan, diharapkan keluarga dapat mengoptimalkan tabungan, mengelola risiko, dan berinvestasi dalam pendidikan serta kesehatan.
Selain itu, bank juga menargetkan peningkatan jumlah nasabah baru di segmen keluarga sebesar 15 % dalam tahun fiskal mendatang, serta mengurangi rasio kredit bermasalah melalui pemantauan digital yang lebih ketat. Upaya ini sejalan dengan agenda nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, terutama di tengah tantangan ekonomi global.
Keberhasilan program inklusi keuangan Bank Mandiri diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi keuangan lainnya, memperkuat peran sektor perbankan sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi negara.