Setapak Langkah – 30 Juli 2026 | PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan bahwa lebih dari 1,12 juta penumpang memanfaatkan program diskon tarif yang diberlakukan selama libur sekolah. Program ini dirancang untuk mendorong mobilitas warga dan mengurangi beban biaya perjalanan pada masa libur panjang.
Selama periode libur sekolah, tarif penyeberangan di jalur feri utama diturunkan hingga 50 persen untuk semua penumpang, termasuk pelajar, pekerja, dan wisatawan. Diskon berlaku pada semua kapal penyeberangan yang dikelola ASDP, mencakup rute-rute strategis seperti Merak‑Bakauheni, Ketapang‑Gilimanuk, dan Borneo‑Kalimantan.
Berikut rangkuman hasil program:
- Total pengguna yang tercatat: 1.120.000+ orang.
- Penurunan tarif rata-rata: 50% dibanding tarif reguler.
- Rute paling populer: Merak‑Bakauheni dengan lebih dari 600.000 penumpang.
- Estimasi pendapatan bersih ASDP selama libur: sekitar Rp 150 miliar, meski terjadi penurunan tarif.
- Manfaat sosial: meningkatkan akses transportasi bagi keluarga yang mengunjungi sanak saudara atau berlibur.
Analisis internal ASDP menyatakan bahwa meskipun pendapatan operasional menurun, program ini berhasil meningkatkan volume penumpang sebesar 30 persen dibandingkan periode libur sebelumnya. Peningkatan tersebut membantu menstabilkan kapasitas kapal dan mengoptimalkan penggunaan aset perusahaan.
Pengamat ekonomi menilai bahwa stimulus penyeberangan ini selaras dengan kebijakan pemerintah untuk memperkuat konektivitas antar pulau serta menstimulasi sektor pariwisata domestik. Dengan lebih dari satu juta pengguna, program ini dianggap berhasil meredam potensi penurunan mobilitas yang biasanya terjadi pada musim libur sekolah.
Ke depan, ASDP berencana memperluas skema diskon ke periode lain, seperti libur Natal dan Tahun Baru, serta menambahkan layanan tambahan seperti paket wisata terpadu yang menggabungkan tiket feri dengan tiket masuk destinasi wisata di pulau tujuan.