Setapak Langkah – 07 April 2026 | Anggota Komisi I DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, pada Rapat Komisi I tanggal … menekankan pentingnya meningkatkan kedekatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat. Ia menilai hubungan yang lebih erat antara TNI dan warga dapat memperkuat kepercayaan publik serta mengefektifkan peran militer dalam penanggulangan bencana, keamanan, dan pembangunan.
Dalam sambutannya, Syahrul mengingatkan bahwa TNI memiliki mandat konstitusional tidak hanya dalam pertahanan negara, tetapi juga dalam membantu pemerintah menghadapi tantangan keamanan dalam negeri. Oleh karena itu, ia mengusulkan beberapa langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara militer dan rakyat:
- Peningkatan program bakti sosial yang melibatkan prajurit secara langsung di desa‑desa, seperti pembangunan fasilitas umum, pelatihan keterampilan, dan layanan kesehatan.
- Pengembangan mekanisme komunikasi dua arah, misalnya melalui posko informasi di tingkat kecamatan dan platform digital resmi TNI yang dapat diakses publik.
- Peningkatan transparansi anggaran dan kegiatan operasional TNI yang bersifat non‑militer, sehingga masyarakat dapat memantau kontribusi nyata TNI di bidang sosial.
- Penyelenggaraan dialog rutin antara perwakilan TNI, Komisi I, dan organisasi masyarakat sipil untuk membahas isu‑isu keamanan lokal.
- Penguatan pelatihan bagi prajurit tentang hak asasi manusia, etika profesional, dan sensitivitas budaya setempat.
Syahrul Aidi Maazat juga menyoroti pentingnya memperhatikan kesejahteraan prajurit, termasuk peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga, sebagai faktor penunjang motivasi prajurit untuk berinteraksi secara positif dengan masyarakat.
Ia menutup pidatonya dengan harapan bahwa langkah‑langkah tersebut dapat menjadikan TNI sebagai “penjaga yang dekat” bagi rakyat, sekaligus memperkokoh fondasi demokrasi Indonesia melalui hubungan sipil‑militer yang saling menghormati.