Setapak Langkah – 19 Juli 2026 | Dalam rapat internal yang baru-baru ini dilaksanakan, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa wacana penambahan anak dari kalangan mampu ke dalam program Bantuan Makanan Gratis (MBG) masih berada pada tahap kajian. Meskipun usulan tersebut telah mengemuka, BGN menegaskan bahwa prioritas utama tetap diberikan kepada kelompok yang paling membutuhkan demi menjaga efisiensi penggunaan anggaran.
Beberapa pertimbangan utama yang disampaikan antara lain:
- Anggaran terbatas yang harus dialokasikan secara optimal untuk mencapai target gizi nasional.
- Tingkat stunting yang masih tinggi di daerah rawan, memerlukan intervensi intensif.
- Prinsip keadilan sosial yang menekankan bantuan kepada keluarga berpendapatan rendah.
BGN menambahkan bahwa penambahan anak kalangan mampu ke dalam daftar penerima MBG belum menjadi keputusan final. Pihaknya masih melakukan evaluasi dampak fiskal serta potensi perubahan pada indikator gizi anak. Selanjutnya, BGN berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi ekonomi keluarga serta memperbaharui kriteria penerima bantuan secara periodik.
Dengan menitikberatkan pada kelompok yang paling rentan, diharapkan program MBG dapat mengoptimalkan penggunaan dana publik serta menurunkan angka stunting secara signifikan di wilayah-wilayah yang paling terdampak.