Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengumumkan bahwa sebanyak 90 siswa Orang Asli Papua (OAP) dari enam kabupaten di wilayahnya akan mengikuti Program ADEM yang dilaksanakan di empat provinsi lain. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi akademik dan keterampilan vokasi para peserta, serta memperluas jaringan pendidikan lintas wilayah.
Para siswa akan ditempatkan di institusi pendidikan menengah atas dan politeknik terpilih di provinsi Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Selama satu tahun ke depan, mereka akan menerima beasiswa, pelatihan khusus, dan pendampingan dari mentor profesional.
Berikut daftar provinsi tempat pelaksanaan Program ADEM:
- Jawa Barat
- Sulawesi Selatan
- Nusa Tenggara Barat
- Papua
Elisa Kambu menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan pendidikan antara Papua Barat Daya dan wilayah lain di Indonesia. “Dengan memberikan akses ke pendidikan berkualitas, kami berharap generasi muda OAP dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah mereka,” ujarnya.
Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ini, menyoroti pentingnya kolaborasi antarprovinsi dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten.
Para siswa yang terpilih berasal dari latar belakang ekonomi yang beragam, namun semuanya memiliki prestasi akademik yang menonjol. Mereka diharapkan dapat kembali ke Papua Barat Daya setelah menyelesaikan program, membawa ilmu dan pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka peluang kerja baru di daerah asal.