Setapak Langkah – 09 April 2026 | Data survei terbaru menunjukkan bahwa 84,1 persen masyarakat menilai kinerja Polri dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026 sangat memuaskan. Survei tersebut melibatkan ribuan responden di berbagai wilayah yang menjadi titik transit utama.
Berbagai langkah rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama masa mudik terbukti efektif. Berikut ini beberapa strategi utama yang diimplementasikan:
- Koordinasi intensif antara Polri, Dinas Perhubungan, dan operator transportasi publik.
- Penerapan sistem manajemen lalu lintas berbasis sensor dan kamera CCTV.
- Pembentukan pos keamanan di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
- Penyebaran informasi real‑time melalui aplikasi mobile dan papan informasi digital.
- Penegakan hukum tegas terhadap pelanggaran lalu lintas, terutama over speed dan mengemudi sambil menggunakan ponsel.
Hasil survei kepuasan masyarakat dapat dilihat pada tabel berikut:
| Aspek | Persentase Kepuasan |
|---|---|
| Keamanan di jalan | 88,3 % |
| Keteraturan arus lalu lintas | 82,7 % |
| Informasi dan komunikasi | 80,5 % |
| Penegakan hukum | 84,1 % |
Para pakar transportasi menilai bahwa integrasi teknologi informasi dengan kebijakan operasional lapangan menjadi faktor kunci keberhasilan. Mereka juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk menyempurnakan prosedur pada musim mudik berikutnya.
Secara keseluruhan, kepuasan publik yang tinggi mencerminkan efektivitas kolaborasi lintas sektor serta komitmen Polri dalam menjaga keselamatan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.