Setapak Langkah – 25 Agustus 2026 | Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, baru-baru ini mengajak para kepala desa (kades) di Kabupaten Merangin, Jambi, untuk mengimplementasikan konsep desa tematik. Inisiatif ini bertujuan memacu pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah.
Desa tematik merupakan model pengembangan desa yang menitikberatkan pada satu atau beberapa potensi unggulan yang dimiliki oleh wilayah tersebut, seperti pertanian organik, kerajinan tangan, pariwisata alam, atau teknologi digital. Dengan menggarisbawahi keunggulan spesifik, desa dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
Langkah-Langkah Implementasi Desa Tematik
- Identifikasi Potensi Unggulan: Kades bersama tim desa melakukan survei untuk menemukan aset alam, budaya, atau ekonomi yang paling potensial.
- Penyusunan Rencana Strategis: Menyusun visi, misi, serta target jangka pendek dan panjang yang selaras dengan potensi terpilih.
- Pembentukan Tim Tematik: Membentuk kelompok kerja yang terdiri dari aparat desa, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal.
- Peningkatan Kapasitas: Mengadakan pelatihan dan workshop untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial.
- Penggalangan Dana dan Kemitraan: Mengakses program bantuan pemerintah, CSR perusahaan, serta menjalin kerja sama dengan lembaga non‑profit.
- Pemasaran Produk atau Layanan: Membuat strategi pemasaran baik secara offline maupun online untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
- Monitoring dan Evaluasi: Melakukan penilaian periodik untuk memastikan pencapaian target dan melakukan perbaikan bila diperlukan.
Contoh Tema yang Sedang Dikembangkan di Merangin
| Desa | Tematik | Potensi Utama |
|---|---|---|
| Desa Sungai Budi | Agrowisata Kopi | Kopi Arabika organik |
| Desa Rantau | Kerajinan Rotan | Produk anyaman rotan tradisional |
| Desa Air Terjun | Ekowisata | Air terjun dan hutan lindung |
Yandri Susanto menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat desa. Ia menambahkan bahwa keberhasilan desa tematik tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan, tetapi juga dari terjaganya kelestarian lingkungan dan kearifan lokal.
Dengan dukungan kebijakan dan pendampingan teknis dari Kementerian Desa, diharapkan kades Merangin dapat menjadi pionir dalam mengubah desa menjadi pusat inovasi ekonomi berbasis potensi unggulan masing‑masing.