Setapak Langkah – 20 Agustus 2026 | Pada tanggal 26 Agustus 2023, dua anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di wilayah Aceh melakukan aksi simbolik dengan menurunkan bendera Bulan Bintang dan menggantikannya dengan bendera Merah Putih di atas Masjid Raya Banda Aceh. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka menegaskan komitmen kebangsaan serta menghormati nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Aceh.
Petugas yang terlibat, Letnan Dua (L/D) Ahmad Fauzi dan Sersan (S) Rudi Hartono, melaporkan bahwa proses penggantian bendera berjalan lancar tanpa ada gangguan. Setelah menurunkan bendera Bulan Bintang, mereka menurunkan tiang dan langsung memasang bendera Merah Putih yang telah dipersiapkan sebelumnya. Penggantian ini mendapat sambutan positif dari jamaah yang sedang melaksanakan shalat Jumat.
Penghargaan atas tindakan tersebut tidak hanya berupa pujian publik, melainkan juga kenaikan pangkat bagi kedua prajurit. Pada upacara resmi yang diadakan di markas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Aceh, L/D Ahmad Fauzi dipromosikan menjadi Letnan Satu (L/S) dan S/Rudi Hartono naik menjadi Sersan Mayor (S/M). Berikut ini rangkuman singkat mengenai kenaikan pangkat:
| Nama | Pangkat Sebelumnya | Pangkat Baru |
|---|---|---|
| Ahmad Fauzi | Letnan Dua | Letnan Satu |
| Rudi Hartono | Sersan | Sersan Mayor |
Pejabat Kamtib Aceh menegaskan bahwa tindakan ini mencerminkan semangat patriotisme yang kuat di kalangan anggota TNI, khususnya di daerah yang memiliki sejarah perjuangan panjang. “Penggantian bendera merupakan simbol kesetiaan kami kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan kenaikan pangkat ini sebagai apresiasi atas dedikasi mereka,” ujar Komandan Kamtib Aceh, Mayor Jenderal (Purn) Hendra Saputra.
Sementara itu, tokoh masyarakat dan aktivis lokal memberikan komentar yang beragam. Sebagian menilai aksi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap identitas nasional, sementara yang lain mengingatkan pentingnya menjaga toleransi antar‑umat dalam konteks keberagaman agama di Aceh.
Meski demikian, mayoritas warga menilai langkah ini positif dan mengharapkan agar semangat kebangsaan terus ditumbuhkan di ruang‑ruang publik, termasuk tempat ibadah. Kejadian ini juga memicu diskusi di media sosial tentang peran simbol negara dalam kehidupan sehari‑hari, khususnya di provinsi dengan otonomi khusus.
Secara keseluruhan, penggantian bendera di Masjid Raya Banda Aceh serta kenaikan pangkat dua prajurit TNI menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diwujudkan melalui tindakan konkret di lapangan.