Setapak Langkah – 11 Agustus 2026 | Harga emas Antam yang dipantau melalui situs Logam Mulia pada Selasa pukul 09.36 WIB menunjukkan kenaikan sebesar Rp20.000 per gram, menguat menjadi Rp2.710.000 per gram. Kenaikan ini menandai pergerakan positif pada pasar logam mulia Indonesia.
Kenaikan harga dipicu oleh faktor-faktor makroekonomi, termasuk pelemahan rupiah terhadap dolar AS serta permintaan investasi yang meningkat pada logam mulia sebagai lindung nilai inflasi. Selain itu, data harga internasional emas yang naik juga memberikan tekanan ke atas harga lokal.
| Waktu | Harga per gram (Rp) |
|---|---|
| Selasa 09:36 WIB (sebelum) | 2.690.000 |
| Selasa 09:36 WIB (setelah) | 2.710.000 |
Bagi investor, kenaikan ini dapat menjadi sinyal untuk menambah alokasi portofolio pada emas, khususnya produk Antam yang memiliki likuiditas tinggi di pasar domestik. Namun, para analis tetap menyarankan agar keputusan investasi tetap didasarkan pada analisis risiko pribadi dan diversifikasi aset.
Pengamat pasar memperkirakan bahwa harga emas dapat terus berfluktuasi seiring dengan perkembangan kebijakan moneter Bank Indonesia serta dinamika nilai tukar. Oleh karena itu, pemantauan rutin terhadap indikator ekonomi dan harga internasional menjadi penting bagi pelaku pasar.