Setapak Langkah – 10 Agustus 2026 | PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menandatangani kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, untuk memperluas jangkauan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga menyasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan akses pembiayaan perumahan bagi pelaku usaha lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Melalui kesepakatan tersebut, BTN akan menyediakan paket KPR yang disesuaikan dengan kemampuan finansial UMKM, termasuk skema bunga kompetitif, tenor fleksibel, dan persyaratan administrasi yang disederhanakan. Pemerintah Kota Padang akan berperan sebagai fasilitator dalam proses verifikasi usaha, serta membantu memetakan calon penerima manfaat di wilayah kota.
Beberapa poin penting dalam program ini meliputi:
- Penawaran plafon kredit hingga Rp500 juta untuk kepemilikan rumah atau apartemen.
- Bunga tetap atau mengambang dengan margin yang lebih rendah dibandingkan standar pasar.
- Tenor kredit fleksibel antara 5 hingga 20 tahun, menyesuaikan arus kas UMKM.
- Penyederhanaan dokumen, termasuk penggunaan data SPT dan laporan keuangan elektronik.
- Pendampingan melalui layanan konseling keuangan yang disediakan oleh unit BTN di Padang.
Pejabat BTN, Direktur Bisnis Mikro, menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan akses perumahan bagi pelaku usaha kecil, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami ingin menjadikan KPR tidak hanya sebagai produk bagi calon pemilik rumah pribadi, tetapi juga sebagai instrumen pendukung keberlangsungan UMKM di Padang,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Padang menegaskan komitmen kota dalam memperkuat sektor UMKM melalui kolaborasi lintas sektoral. Ia menambahkan bahwa dukungan pembiayaan perumahan akan memberikan stabilitas sosial bagi pekerja UMKM, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Program ini dijadwalkan mulai diluncurkan pada kuartal berikutnya, dengan target awal menyalurkan kredit kepada 1.000 UMKM dalam tahun pertama. BTN akan memantau kinerja program melalui indikator pencairan dana, tingkat kepuasan nasabah, dan dampak ekonomi mikro di wilayah Padang.