Setapak Langkah – 04 Agustus 2026 | Suasana duka meliputi Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, pada sore hari Senin 3 Agustus 2026 ketika jenazah komedian senior Diding Bonef, yang dikenal dengan nama panggung Boneng, dipindahkan ke tempat peristirahatan terakhir.
Ribuan warga, sahabat, serta rekan-rekan industri hiburan berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir. Tangisan pecah di antara keluarga terdekat, terutama istri dan anak-anaknya, yang tampak berjuang menahan rasa kehilangan.
Selama prosesi, panitia memutar beberapa cuplikan penampilan Diding Boneng yang paling mengena, menimbulkan nostalgia sekaligus rasa sedih mendalam. Penonton mengingat kembali lelucon‑lelucon khasnya yang selalu berhasil mencairkan suasana, sekaligus mengakui betapa besar kontribusinya bagi dunia komedi Indonesia.
Keluarga Boneng, yang tampak lemah gemulai, menolak mengungkapkan rasa duka secara berlebihan di depan publik. Mereka memilih untuk berdoa secara khidmat, sambil berusaha menahan air mata yang menggenang di mata mereka.
Pejabat pemakaman dan tokoh seni menyampaikan penghormatan singkat, menekankan bahwa Diding Boneng tidak hanya meninggalkan warisan tawa, tetapi juga semangat persahabatan dan dedikasi pada panggung hiburan tanah air.
Acara pemakaman ditutup dengan pembacaan doa bersama, diikuti dengan prosesi pemakaman yang berlangsung tenang. Meskipun suasana tetap haru, keluarga berusaha menyimpan kenangan manis dan melanjutkan hidup dengan tekad untuk menghormati legacy sang komedian.