Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | Pemerintah Kabupaten Sumenep mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan dua puluh unit ambulans di Pelabuhan Kalianget. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi jika terjadi kecelakaan kapal yang berpotensi menimbulkan korban luka.
Pelabuhan Kalianget merupakan salah satu pelabuhan utama di wilayah Madura Selatan yang melayani ribuan penumpang dan barang setiap bulannya. Mengingat tingginya volume lalu lintas laut, pihak berwenang mengidentifikasi potensi risiko kebakaran kapal, terutama pada malam hari ketika visibilitas berkurang.
Berikut rincian penempatan ambulans:
- 20 unit ambulans ditempatkan strategis di area parkir pelabuhan.
- Setiap unit dilengkapi dengan peralatan medis dasar hingga menengah, termasuk oksigen, defibrillator, dan perlengkapan perawatan luka bakar.
- Tim medis yang bertugas terdiri dari paramedis berpengalaman dan dokter darurat yang siap siaga 24 jam.
Jadwal operasional dibagi menjadi tiga shift untuk memastikan kehadiran medis terus menerus:
| Shift | Jumlah Ambulans |
|---|---|
| Pagi | 8 |
| Siang | 6 |
| Malam | 6 |
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Dr. H. Ahmad Fauzi, S.KM., menyatakan kesiapan tim medis dan menegaskan pentingnya koordinasi dengan pihak kepolisian pelabuhan serta otoritas penanggulangan bencana. “Kami telah melakukan simulasi penanganan korban kebakaran kapal dan memastikan semua prosedur evakuasi serta perawatan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Selain penyiapan ambulans, pihak berwenang juga meningkatkan patroli kapal dan memperketat prosedur keselamatan di kapal penumpang. Edukasi kepada awak kapal tentang penggunaan alat pemadam api serta prosedur evakuasi juga menjadi bagian dari upaya preventif.
Langkah ini diharapkan dapat menurunkan risiko fatalitas jika terjadi insiden kebakaran kapal, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi para penumpang dan pelaku usaha di pelabuhan.