Setapak Langkah – 28 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami tekanan pada sesi perdagangan hari ini. Penurunan dipengaruhi oleh pergerakan pasar global yang masih dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat serta kebijakan moneter yang ketat. Di sisi dalam negeri, volatilitas nilai tukar rupiah dan kebijakan fiskal yang belum pasti menambah beban bagi para pelaku pasar.
Dalam kondisi yang diprediksi kurang bersahabat, MNC Sekuritas memberikan panduan khusus untuk empat saham yang dianggap memiliki potensi menarik. Analisis mencakup rekomendasi aksi, target harga, serta alasan utama di balik penilaian tersebut.
- HRTA (PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk) – Rekomendasi: Buy. Target harga: Rp 3.800 per saham. Faktor penunjang: kenaikan margin laba bersih dan ekspektasi pertumbuhan penjualan produk rokok premium.
- INDY (PT Indika Energy Tbk) – Rekomendasi: Hold. Target harga: Rp 1.250 per saham. Faktor penunjang: stabilitas arus kas dari proyek migas utama, namun masih terpengaruh oleh fluktuasi harga minyak dunia.
- PGEO (PT Pupuk Geothermal Tbk) – Rekomendasi: Buy. Target harga: Rp 1.450 per saham. Faktor penunjang: peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi dan kebijakan energi terbarukan yang menguat.
- WIFI (PT Wiikarta Tbk) – Rekomendasi: Sell. Target harga: Rp 550 per saham. Faktor penunjang: tekanan pada sektor infrastruktur dan penurunan order proyek konstruksi.
Investor disarankan untuk tetap memperhatikan level support dan resistance utama IHSG, serta mengelola risiko dengan menyesuaikan alokasi portofolio sesuai toleransi volatilitas pribadi.