histats

‘Menghilang’ 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap Tempur Lagi

'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap Tempur Lagi

Setapak Langkah – 27 Juli 2026 | Kapal penjelajah rudal Admiral Nakhimov milik Angkatan Laut Rusia kembali menarik perhatian dunia setelah 27 tahun menghilang dari sorotan publik. Kapal kelas Kirov ini, dengan tonase lebih dari 28.000 ton, merupakan salah satu kapal perang nuklir terbesar yang pernah dibangun, dan kini dilaporkan telah selesai menjalani modernisasi serta siap beroperasi kembali.

Sejak diluncurkan pada akhir 1970-an, Admiral Nakhimov sempat mengalami masa-masa sulit, termasuk penundaan penyelesaian, penurunan dana, dan masalah teknis yang membuatnya tidak pernah berlayar secara resmi. Pada pertengahan 1990-an, kapal ini sempat “menghilang” dari agenda militer Rusia, sehingga publik maupun analis militer menganggapnya mungkin akan dibuang atau dipensiunkan.

Namun, pada akhir 2023 pemerintah Rusia mengumumkan bahwa kapal tersebut telah memasuki fase akhir refitting di galangan kapal Sevastopol. Proses modernisasi mencakup penggantian sistem tembak rudal, pembaruan reactor nuklir, serta instalasi perangkat elektronik dan sensor terkini yang dapat bersaing dengan kapal perang kelas serupa dari negara lain.

Berikut adalah spesifikasi utama Admiral Nakhimov setelah perbaikan:

  • Tonase displacement: ~28.000 ton
  • Panjang: 252 meter
  • Kecepatan maksimum: sekitar 30 knot
  • Propulsi: 2 reaktor nuklir tipe KVT-5
  • Persenjataan utama: 20 peluncur misil Kalibr dan 8 peluncur misil P-700 Granit
  • Sistem pertahanan: radar S-300F, sistem CIWS, serta kapal selam mini untuk deteksi bawah air

Kehadiran kembali Admiral Nakhimov dipandang sebagai langkah strategis Rusia untuk memperkuat kemampuan maritim di Laut Hitam serta meningkatkan deterrence terhadap NATO. Keberadaan kapal kelas Kirov yang dilengkapi senjata hipersonik dan kemampuan operasi di segala kondisi cuaca memberikan keunggulan taktis yang signifikan.

Para pakar militer menilai bahwa meskipun modernisasi meningkatkan kemampuan teknis, kapal tersebut tetap menghadapi tantangan operasional, seperti biaya operasional tinggi, kebutuhan pemeliharaan intensif, dan risiko kecelakaan nuklir. Selain itu, kehadiran kapal berukuran besar ini dapat memicu perlombaan persenjataan laut di kawasan Eropa Timur dan Mediterania.

Secara geopolitik, penempatan Admiral Nakhimov di Laut Hitam dapat memperkuat posisi Rusia dalam konflik yang melibatkan Ukraina dan negara-negara Baltik. Negara-negara tetangga diperkirakan akan menyesuaikan kebijakan pertahanan mereka, termasuk meningkatkan aliansi dengan NATO serta mengembangkan kapabilitas anti-kapal.

Dengan kembali beroperasinya kapal perang nuklir berkapasitas besar ini, dunia militer menantikan bagaimana Rusia akan memanfaatkan keunggulan teknologi tersebut dalam dinamika keamanan internasional yang terus berubah.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *