Setapak Langkah – 27 Juli 2026 | Kementerian Transmigrasi mengumumkan kesiapan 1.476 Patriot, yakni tenaga ahli mulai dari profesor hingga sarjana, untuk mengelola 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.
Program Patriot ini dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat kapasitas teknis dalam penataan wilayah, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah transmigrasi.
Berikut rincian utama program:
- Jumlah Patriot: 1.476 orang
- Profil: 10% profesor, 30% doktor, 45% magister, 15% sarjana terpilih
- Kawasan yang akan digarap: 53 wilayah tersebar di 15 provinsi
- Fokus kerja: perencanaan tata ruang, peningkatan akses pasar, pengembangan sumber daya manusia, serta pemantauan pelaksanaan proyek
Target jangka pendek mencakup penyusunan rencana induk kawasan dalam 12 bulan, sementara target jangka menengah menekankan pada peningkatan pendapatan per kapita wilayah transmigrasi sebesar 15% dalam lima tahun.
| Kawasan | Provinsi | Patriot yang Ditugaskan |
|---|---|---|
| Kawasan A | Jawa Barat | 120 |
| Kawasan B | Sumatera Utara | 95 |
| Kawasan C | Kalimantan Timur | 80 |
| … (selainnya) | … | … |
Ketua Tim Patriot, Dr. Andi Prasetyo, menyatakan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat setempat. Ia menambahkan bahwa pemantauan dan evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap langkah sesuai dengan rencana strategis.
Dengan kesiapan sumber daya manusia yang kuat, Kementerian Transmigrasi berharap program ini dapat mempercepat transformasi wilayah transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.