Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen pemerintahannya untuk memberantas segala bentuk penyelewengan secara tegas dan tanpa pandang bulu. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Istana Negara, Prabowo menyatakan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap praktik korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan, baik di level pusat maupun daerah.
- Peningkatan pengawasan internal melalui lembaga anti-korupsi yang independen.
- Penerapan sanksi administratif dan pidana yang berat bagi pejabat yang terlibat.
- Transparansi anggaran dan pengadaan publik dengan sistem digital yang dapat diakses publik.
Prabowo juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan, serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk melaporkan indikasi penyelewengan secara anonim.
Reaksi dari partai oposisi dan organisasi masyarakat sipil beragam. Beberapa pihak menyambut positif komitmen tersebut, sementara yang lain menuntut bukti nyata pelaksanaan kebijakan. Pemerintah menjanjikan laporan berkala mengenai progres penindakan penyelewengan.
Jika kebijakan ini berhasil diimplementasikan, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara, memperkuat integritas birokrasi, dan menciptakan iklim investasi yang lebih sehat.