Setapak Langkah – 07 Juli 2026 | Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi baru-baru ini diimplementasikan di tiga desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan akses literasi, memperluas koleksi buku, serta memodernisasi fasilitas perpustakaan agar lebih ramah bagi semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, remaja, dan lansia.
Berikut ini desa‑desa yang menjadi sasaran program tersebut:
- Desa Ngasem
- Desa Geger
- Desa Weleri
Pembaruan mencakup penambahan rak buku yang ergonomis, penyediaan koleksi buku fiksi dan non‑fiksi terbaru, serta instalasi komputer dengan akses internet gratis. Selain itu, ruang baca didesain ulang dengan pencahayaan yang optimal dan area khusus untuk kegiatan membaca bersama.
Program ini dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kudus bekerja sama dengan lembaga non‑pemerintah yang fokus pada literasi. Setiap desa menerima alokasi anggaran yang mencakup pembelian buku, peralatan teknologi, serta pelatihan staf perpustakaan tentang manajemen koleksi digital.
Manfaat yang diharapkan antara lain:
- Peningkatan minat baca di kalangan anak sekolah dan warga dewasa.
- Pemberdayaan tenaga kepustakawan lokal melalui pelatihan keterampilan digital.
- Penciptaan ruang komunitas yang dapat digunakan untuk workshop, diskusi, dan kegiatan edukatif lainnya.
Dengan adanya fasilitas perpustakaan yang lebih lengkap dan modern, diharapkan warga tiga desa tersebut dapat lebih mudah mengakses informasi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.