Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Pada Jumat, 3 Juli 2026, Museum ITB resmi dibuka di lantai 4 Gedung Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung. Museum ini dirancang sebagai ruang interaktif yang menghubungkan warisan akademik ITB dengan generasi kini.
Berbeda dengan arsip tradisional, museum ini memadukan koleksi foto historis, artefak, dan dokumen penting dengan teknologi digital seperti augmented reality (AR) dan tampilan multimedia. Pengunjung dapat menjelajahi perjalanan ITB sejak masa kolonial, masa-masa revolusi industri, hingga kontribusi terbaru dalam penelitian dan inovasi.
- Galeri Sejarah: Menampilkan foto-foto lama, surat-surat pendiri, dan peralatan laboratorium pertama.
- Zona Interaktif: Penggunaan AR untuk menampilkan kembali laboratorium tahun 1950‑an dalam bentuk 3D.
- Pusat Digital: Akses ke arsip digital yang dapat diunduh dan dipelajari secara daring.
- Workshop Edukasi: Sesi rutin bagi siswa SMA/MA dan mahasiswa tentang metode penelitian serta pelestarian warisan budaya.
Selain menjadi tempat belajar, museum ini juga berfungsi sebagai arena kolaborasi. Tim kurator bekerja sama dengan fakultas teknik, seni, dan ilmu sosial untuk menyusun pameran tematik yang menyoroti peran ITB dalam pembangunan nasional.
Rencana ke depan mencakup penambahan ruang “Inovasi Masa Depan” yang akan menampilkan prototipe teknologi terbaru dari laboratorium kampus, serta program residensi seniman yang menggabungkan seni dengan sains.
Dengan menggabungkan elemen tradisional dan digital, Museum ITB diharapkan menjadi titik temu bagi alumni, peneliti, dan masyarakat umum untuk memahami jejak masa lalu sekaligus menginspirasi langkah ke depan.