Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono menegaskan pentingnya kesiapan kepala daerah dalam mengantisipasi potensi kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) yang dipicu oleh fenomena El Nino. Dalam pertemuan yang dihadiri pejabat daerah, Wamen LH menekankan bahwa suhu udara yang meningkat serta curah hujan yang menurun dapat mempercepat proses pengeringan material limbah, sehingga meningkatkan risiko kebakaran.
Diaz Hendropriyono mengingatkan bahwa kebakaran TPA tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat sekitar, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang luas, termasuk pencemaran udara, air, dan tanah. Ia meminta setiap kepala daerah untuk menyiapkan langkah-langkah preventif yang konkret, antara lain:
- Mengoptimalkan sistem pemadaman kebakaran dengan penambahan alat pemadam api ringan (APAR) dan hidrant di area TPA.
- Melakukan monitoring suhu dan kelembaban secara berkala menggunakan sensor digital.
- Meningkatkan koordinasi dengan tim pemadam kebakaran daerah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
- Menjalankan program penyuluhan kepada petugas TPA dan warga sekitar mengenai tindakan darurat bila terjadi kebakaran.
- Menyiapkan rencana evakuasi dan penanggulangan limbah berbahaya yang dapat terbakar.
Selain itu, Wamen LH menekankan pentingnya memperkuat pengelolaan sampah secara terpadu, termasuk upaya reduksi, daur ulang, dan penggunaan teknologi ramah lingkungan untuk mengurangi volume limbah yang masuk ke TPA. “Kita harus memanfaatkan momentum El Nino untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan,” ujar Diaz Hendropriyono.
Jika tidak diantisipasi dengan baik, kebakaran TPA dapat menimbulkan dampak ekonomi signifikan, seperti biaya pemulihan lingkungan, kerugian sektor pertanian akibat polusi udara, serta penurunan pariwisata di daerah yang terdampak. Oleh karena itu, pemerintah pusat menyiapkan dukungan teknis dan finansial bagi daerah yang telah menyusun rencana aksi mitigasi kebakaran TPA.
Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan kepala daerah dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran TPA selama musim El Nino, serta melindungi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.