Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa ketersediaan akses bahan bacaan saja tidak cukup; diperlukan langkah sosialisasi yang masif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia menyoroti peran penting Sistem Informasi Bahan Bacaan Indonesia (SIBI) dalam upaya meningkatkan literasi nasional.
SIBI merupakan platform digital yang mengintegrasikan katalog perpustakaan, koleksi buku, serta materi edukatif dari berbagai institusi. Dengan menghubungkan sumber daya bacaan ke jaringan internet, SIBI memudahkan warga untuk mencari, meminjam, atau mengakses bahan bacaan secara daring maupun luring.
- Penambahan koleksi buku digital dan fisik di perpustakaan daerah, terutama di wilayah dengan tingkat literasi rendah.
- Penyuluhan langsung kepada masyarakat melalui posko literasi, pameran buku, dan program kunjungan ke sekolah.
- Pelatihan bagi pustakawan dan relawan komunitas agar dapat memanfaatkan fitur SIBI secara optimal.
- Pembentukan kemitraan dengan lembaga pendidikan, LSM, dan sektor swasta untuk memperluas jaringan distribusi bahan bacaan.
- Penggunaan media sosial dan kampanye televisi untuk meningkatkan kesadaran publik tentang keberadaan SIBI.
Target jangka pendek adalah meningkatkan jumlah pengguna terdaftar SIBI sebanyak 30 persen dalam satu tahun pertama, serta menambah 1 juta judul buku yang tersedia. Dalam jangka menengah, diharapkan tingkat literasi dasar di daerah‑daerah terpinggirkan dapat naik setidaknya tiga poin persentase.
Lestari menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi, dan partisipasi demokratis. Oleh karena itu, upaya sosialisasi SIBI harus dijalankan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.