Setapak Langkah – 04 Juli 2026 | Gubernur Jawa Timur secara resmi menyampaikan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap pelaksanaan BYD Tech-Culture Fest 2026, sebuah festival yang memadukan teknologi otomotif listrik dengan elemen budaya lokal.
Acara yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2026 ini bertujuan mempercepat transisi masyarakat Jawa Timur menuju kendaraan ramah lingkungan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya inovasi teknologi dalam mendukung target pengurangan emisi karbon daerah.
Beberapa poin strategis yang menjadi fokus festival antara lain:
- Pengenalan dan demonstrasi kendaraan listrik BYD kepada publik dan pelaku industri.
- Workshop edukatif tentang infrastruktur pengisian daya dan pemeliharaan kendaraan listrik.
- Sesi kolaborasi antara seniman, desainer, dan insinyur untuk menciptakan konsep mobil masa depan yang berakar pada budaya Jawa.
- Kompetisi inovasi bagi startup lokal dalam bidang mobilitas berkelanjutan.
Untuk menindaklanjuti dukungan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan beberapa kebijakan insentif, antara lain pemotongan pajak kendaraan bagi pembelian mobil listrik pertama, serta penyediaan lahan strategis untuk pembangunan stasiun pengisian daya (SPKLU) di kota-kota utama.
Berikut perkiraan dampak ekonomi dan lingkungan yang diharapkan dari festival ini:
| Indikator | Target 2026 |
|---|---|
| Penurunan emisi CO2 (ton) | 15.000 |
| Peningkatan jumlah kendaraan listrik di Jawa Timur | 30.000 unit |
| Investasi baru di sektor mobilitas berkelanjutan | USD 120 juta |
Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas kreatif, BYD Tech-Culture Fest 2026 diharapkan menjadi katalis utama dalam mewujudkan visi Jawa Timur sebagai provinsi pionir mobilitas hijau di Indonesia.