Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | Pelatih tim nasional Ecuador, Sebastian Beccacece, resmi mengundurkan diri usai timnya gagal lolos kualifikasi Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diumumkan pada Rabu (2 Juli 2026) lewat pernyataan resmi federasi sepak bola Ecuador.
Beccacece, yang menjabat sejak 2022, memimpin Ecuador selama dua siklus kualifikasi. Namun, performa tim dalam fase akhir grup tidak memenuhi target, dengan catatan 2 kemenangan, 1 seri, dan 3 kekalahan. Kegagalan tersebut membuat Ecuador berada di posisi ketiga grup, di belakang Peru dan Kolombia, sehingga kehilangan tiket ke turnamen terbesar dunia.
Berikut rangkuman hasil terakhir Ecuador di babak kualifikasi:
| Pertandingan | Skor | Hasil |
|---|---|---|
| Ecuador vs Peru | 1-2 | Kalah |
| Ecuador vs Kolombia | 0-3 | Kalah |
| Ecuador vs Venezuela | 2-0 | Menang |
| Ecuador vs Brasil | 1-1 | Seri |
| Ecuador vs Bolivia | 3-2 | Menang |
| Ecuador vs Uruguay | 0-2 | Kalah |
Dalam pernyataannya, Beccacece menegaskan bahwa keputusan mundur bukan semata‑mata karena kegagalan hasil, melainkan juga karena keinginan memberikan ruang bagi federasi untuk mencari arah baru. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf, dan pendukung. Saatnya bagi Ecuador untuk melangkah dengan kepemimpinan baru,” ujar Beccacece.
Reaksi dari penggemar terbagi. Sebagian menyambut keputusan tersebut sebagai langkah realistis, sementara yang lain menilai Beccacece masih memiliki peluang memperbaiki tim jika diberikan waktu lebih. Federasi sepak bola Ecuador (FEF) belum mengumumkan pengganti resmi, namun diperkirakan proses seleksi akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan.
Kepergian Beccacece menambah daftar pelatih yang mengakhiri mandat setelah kegagalan kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk pelatih nasional dari beberapa negara Amerika Selatan. Analisis para ahli menilai bahwa tantangan kompetisi kualifikasi kini semakin ketat, menuntut strategi yang lebih adaptif dan manajemen pemain yang optimal.