Setapak Langkah – 02 Juli 2026 | Kementerian Investasi dan Hilirisasi (BKPM) mengonfirmasi bahwa sebuah perusahaan teknologi asal Australia berencana mendirikan fasilitas produksi material baterai berjenis pCAM di Indonesia.
Perusahaan tersebut, yang dikenal dengan nama Pure … (nama lengkap disamarkan), menargetkan investasi awal sebesar US$200 juta untuk membangun pabrik di kawasan industri strategis. Fasilitas ini akan memproduksi material anoda kobalt‑aluminium‑mangan (pCAM) yang menjadi komponen penting dalam sel baterai lithium‑ion, khususnya untuk kendaraan listrik.
BKPM menilai proyek ini selaras dengan agenda nasional untuk memperkuat rantai pasok baterai dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Selain itu, proyek diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja langsung maupun tidak langsung, serta transfer teknologi bagi tenaga kerja lokal.
- Investasi diperkirakan mencapai US$200 juta.
- Target produksi awal: 10.000 ton material pCAM per tahun.
- Lapangan kerja langsung diproyeksikan mencapai 1.200 orang.
- Lokasi: Kawasan industri di Jawa Barat (detail masih dirahasiakan).
Jika realisasi berjalan sesuai rencana, fasilitas ini dapat menjadi salah satu pilar utama dalam ekosistem baterai Indonesia, mendukung target pemerintah untuk memproduksi 20 gigawatt‑jam baterai listrik pada tahun 2030.