Setapak Langkah – 01 Juli 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan berhasil mengumpulkan lebih dari USD 1,4 miliar atau setara sekitar Rp25 triliun selama tahun 2025 melalui berbagai usaha yang terkait dengan mata uang kripto.
Angka tersebut menandai pencapaian pertama kali bagi sang mantan presiden, karena pendapatan dari sektor kripto kini melampaui total laba yang diperoleh dari portofolio properti yang selama puluhan tahun dibangun oleh keluarga Trump.
| Jenis Pendapatan | Nilai (USD) | Nilai (Rp) |
|---|---|---|
| Bisnis Kripto 2025 | 1,4 miliar | ≈ 25 triliun |
| Properti (sepanjang dekade) | ≈ 1,2 miliar | ≈ 21 triliun |
Investasi kripto Trump meliputi kepemilikan langsung di beberapa koin utama, partisipasi dalam platform pertukaran, serta pendanaan startup blockchain. Selain itu, Trump juga dikenal aktif mempromosikan penggunaan kripto dalam kampanye politiknya, yang menambah eksposur dan nilai pasar aset-aset tersebut.
Perbandingan dengan bisnis properti menunjukkan pergeseran fokus investasi yang signifikan. Selama lebih dari empat dekade, keluarga Trump mengembangkan jaringan hotel, kasino, dan gedung perkantoran yang menghasilkan pendapatan stabil. Namun, pertumbuhan eksponensial nilai kripto dalam beberapa tahun terakhir memungkinkan Trump meraup keuntungan yang jauh lebih tinggi dalam kurun waktu yang jauh lebih singkat.
Para analis ekonomi menilai bahwa keberhasilan ini mencerminkan dua tren global: pertama, adopsi kripto yang semakin meluas di kalangan investor institusional; kedua, pergeseran strategi diversifikasi aset oleh tokoh publik yang sebelumnya mengandalkan sektor tradisional seperti real estat.
Meskipun keuntungan besar tersebut menimbulkan sorotan, para regulator di Amerika Serikat tetap mengawasi aktivitas kripto dengan ketat, mengingat potensi risiko volatilitas dan pencucian uang. Trump sendiri belum mengumumkan rencana penggunaan dana tersebut, namun diperkirakan sebagian akan dialokasikan untuk kegiatan filantropi dan pendanaan kampanye politik mendatang.