Setapak Langkah – 30 Juni 2026 | Paraguay menorehkan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia 2026 setelah berhasil menyingkirkan Jerman pada fase 32 besar melalui adu penalti yang dramatis.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion … berakhir 1‑1 setelah perpanjangan waktu. Kedua tim bersaing ketat, namun kemampuan mengeksekusi tendangan penalti menjadi penentu akhir.
Keunggulan Paraguay terletak pada tim spesialis adu penalti yang dilatih oleh pelatih asal Brasil, Carlos Méndez, yang menekankan latihan psikologis dan teknik eksekusi. Empat pemain utama Paraguay—Juan Martínez, Luis Gómez, Diego Fernández, dan Marcos Ortiz—menampilkan konsistensi tinggi dengan tingkat keberhasilan 100 % pada tendangan penalti selama turnamen.
- Juan Martínez (penyerang) – 2 penalti berhasil
- Luis Gómez (gelandang) – 1 penalti berhasil
- Diego Fernández (bek) – 1 penalti berhasil
- Marcos Ortiz (penjaga gawang) – menyelamatkan 3 tendangan
Sementara Jerman, yang masuk dengan harapan besar, gagal menyalurkan tekanan pada titik kritis. Dari lima eksekusi, hanya dua yang berhasil, dan dua lainnya diselamatkan oleh Ortiz.
| Tim | Penalti Diterima | Penalti Dikonversi | Penjaga Gawang |
|---|---|---|---|
| Paraguay | 4 | 4 | Marcos Ortiz |
| Jerman | 5 | 2 | Manuel Neuer |
Kemenangan ini tidak hanya menambah reputasi Paraguay sebagai tim yang kuat dalam situasi tekanan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar tentang dominasi tradisional tim-tim Eropa di turnamen selanjutnya.
Para pengamat menilai bahwa fokus pada latihan adu penalti dapat menjadi strategi penting bagi tim yang mengincar progres lebih jauh, terutama di turnamen yang semakin kompetitif.