Setapak Langkah – 30 Juni 2026 | Jerman menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam sejarah Piala Dunia setelah secara tak terduga tersingkir oleh Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kejadian krusial terjadi ketika gol yang dicetak oleh bek tengah Jonathan Tah dibatalkan oleh Video Assistant Referee (VAR), menghilangkan harapan tim Budi Doremi untuk melaju ke babak delapan besar.
Pertandingan yang digelar di Stadion MetLife, New York, berlangsung dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-23, Jonathan Tah berhasil memanfaatkan umpan silang dari Julian Brandt dan mengeksekusi sundulan tepat ke arah gawang, seolah‑olah membuka peluang awal bagi Jerman. Namun, setelah jeda singkat, VAR melakukan pemeriksaan ulang dan menemukan bahwa ada pelanggaran posisi offside pada pemain Jerman yang berada di depan tahapan serangan. Keputusan tersebut memicu kontroversi dan kemarahan di antara suporter Jerman.
Berikut rangkuman statistik utama pertandingan:
| Tim | Penguasaan Bola | Shot | Shot on Target | Kartu Kuning |
|---|---|---|---|---|
| Jerman | 48% | 12 | 5 | 2 |
| Paraguay | 52% | 9 | 4 | 1 |
Paraguay memanfaatkan peluang tersebut dengan menambah satu gol pada menit ke-61 melalui serangan balik cepat yang dipimpin oleh Ángel Romero. Gol tersebut menjadi penentu, karena upaya Jerman untuk menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir tidak membuahkan hasil.
Reaksi beragam muncul setelah keputusan VAR:
- Pelatih Jerman, Budi Doremi: “Saya menghargai teknologi, tapi keputusan ini terasa sangat merugikan tim kami pada momen krusial. Kami harus bangkit dan belajar dari kesalahan ini.”
- Jonathan Tah: “Saya kecewa karena gol itu bisa menjadi momentum bagi kami. Namun, sepak bola adalah permainan yang tak terduga, dan kami harus menerima hasilnya.”
- Pengamat sepak bola lokal: “Keputusan VAR memang menambah dimensi baru dalam pertandingan, namun pada kasus ini tampak ada kebingungan dalam penentuan offside yang sangat tipis. Ini menjadi bahan diskusi panjang tentang konsistensi penggunaan VAR.”
Dengan hasil 1-0 untuk Paraguay, mimpi Jerman di Piala Dunia 2026 berakhir lebih awal. Kekalahan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai strategi pertahanan tim, serta efektivitas penggunaan VAR dalam keputusan penting. Para penggemar dan analis kini menantikan evaluasi mendalam dari federasi sepak bola Jerman untuk memperbaiki performa tim pada turnamen internasional berikutnya.