Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Jakarta Selatan menjadi tuan rumah forum diskusi publik yang mempertemukan masyarakat Desa Nifasi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan perwakilan pemerintah daerah, tokoh adat, serta organisasi kemasyarakatan. Acara yang berlangsung pada tanggal 22 Agustus 2024 ini bertujuan meninjau pencapaian pembangunan desa serta menampung aspirasi warga terkait hak adat dan potensi ekonomi lokal.
Desa Nifasi, yang terletak di wilayah pegunungan Papua Tengah, selama beberapa tahun terakhir telah mengalami berbagai upaya peningkatan infrastruktur, termasuk pembangunan jalan akses, penyediaan listrik tenaga surya, dan fasilitas kesehatan dasar. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses pasar, pendidikan, serta pengelolaan sumber daya alam masih menjadi fokus utama warga.
Berikut poin-poin penting yang dibahas dalam forum:
- Infrastruktur: Pemerintah daerah melaporkan progres 75% penyelesaian jalan beraspal utama yang menghubungkan Nifasi dengan pusat kecamatan Makimi.
- Listrik dan Air Bersih: Proyek instalasi panel surya berhasil mencakup 60% rumah tangga, sementara program sumur resapan sedang dalam tahap perencanaan.
- Pendidikan: Pendirian balai pendidikan multi fungsi direncanakan selesai pada akhir tahun ini, dengan harapan meningkatkan angka partisipasi sekolah.
- Ekonomi Lokal: Pengembangan usaha mikro berbasis pertanian organik dan kerajinan tradisional diproyeksikan menambah pendapatan desa sebesar 20% dalam tiga tahun ke depan.
- Hak Adat: Tokoh adat menegaskan pentingnya perlindungan wilayah ulayat serta mekanisme konsultasi yang lebih intensif sebelum proyek pembangunan dilaksanakan.
Selama sesi tanya jawab, warga menyoroti kebutuhan akan pelatihan keterampilan digital serta akses internet yang stabil untuk memasarkan produk lokal secara online. Pemerintah Provinsi Papua Tengah menanggapi dengan rencana kerja sama bersama penyedia layanan telekomunikasi untuk memperluas jaringan 4G di wilayah tersebut.
Forum diakhiri dengan penetapan komitmen bersama: pemerintah daerah akan menyusun roadmap pembangunan berkelanjutan selama lima tahun, sementara masyarakat desa berjanji aktif berpartisipasi dalam monitoring dan evaluasi proyek. Diharapkan, sinergi ini dapat mempercepat percepatan pembangunan dan melindungi nilai-nilai budaya adat di Desa Nifasi.