Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Perusahaan Nasional Maluku (PNM) melalui program Mekaar telah menyalurkan pembiayaan kepada 23,3 juta nasabah yang tergolong dalam lapisan masyarakat prasejahtera di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dan lembaga keuangan untuk memperluas akses layanan keuangan bagi kelompok yang selama ini terpinggirkan.
PNM Mekaar berfokus pada penyediaan kredit mikro, pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta bantuan modal kerja bagi petani, nelayan, dan pedagang tradisional. Dengan skema bunga yang kompetitif dan tenor fleksibel, program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
| Kategori Pembiayaan | Jumlah Nasabah | Nilai Pembiayaan (Rp) |
|---|---|---|
| Kredit Usaha Mikro | 12,5 juta | 150 triliun |
| Kredit Produktif Pertanian & Perikanan | 6,3 juta | 78 triliun |
| Kredit Modal Kerja Pedagang | 4,5 juta | 45 triliun |
| Kredit Konsumtif Ringan | 0,0 juta | 0 triliun |
Distribusi nasabah tersebar di lebih dari 34 provinsi, dengan konsentrasi tertinggi di wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Pendekatan digitalisasi layanan, seperti aplikasi seluler dan agen keuangan berbasis komunitas, mempercepat proses pencairan dana dan meminimalkan birokrasi.
Selain memberikan pembiayaan, PNM Mekaar juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan bisnis, manajemen keuangan, dan pemasaran digital bagi penerima kredit. Program pendampingan ini bertujuan agar nasabah dapat mengoptimalkan penggunaan dana dan meningkatkan keberlanjutan usaha mereka.
Ke depan, PNM berencana menambah jumlah nasabah hingga 30 juta pada tahun 2028 dengan memperluas jaringan mitra daerah serta meningkatkan kapasitas teknologi keuangan. Target tersebut diharapkan dapat memperkuat inklusi keuangan dan mengurangi kesenjangan ekonomi di Indonesia.