Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Petinju kelas berat putri dunia, Claressa Shields, mengumumkan keputusan mengejutkan dengan menurunkan bobot badan dari kelas berat (76,2 kg) ke kelas menengah (72,6 kg). Langkah ini diambil demi menantang juara WBC kelas menengah, Kaye Scott, dalam pertarungan yang diprediksi akan menjadi sorotan utama dunia tinju wanita.
Selama kariernya, Shields telah mengumpulkan catatan mengesankan: dua kali juara Olimpiade (2012, 2016), 13 kemenangan beruntun dalam profesional, dan memegang gelar WBC, WBA, dan IBF di kelas berat. Keputusan untuk turun ke kelas menengah menandai babak baru dalam perjuangannya meraih gelar di semua divisi berat.
Alasan penurunan kelas
- Strategi karier: Menaklukkan semua kelas berat akan mengukuhkan statusnya sebagai petinju terhebat sepanjang masa.
- Persaingan kelas menengah: Kaye Scott, pemegang sabuk WBC, memiliki catatan yang solid namun belum pernah melawan lawan sekelas Shields.
- Kontrol berat badan: Tim pelatih mengatur program nutrisi dan latihan intensif untuk memastikan Shields dapat menurunkan berat badan tanpa mengorbankan kekuatan.
Profil Kaye Scott
Kaye Scott, petinju asal Amerika Serikat, memegang sabuk WBC kelas menengah sejak 2022. Dengan rekam jejak 9 kemenangan (8 KO) dan satu kekalahan, Scott dikenal dengan gaya bertinju agresif serta kemampuan menutup jarak dengan cepat.
Detail pertarungan yang dijadwalkan
| Elemen | Informasi |
|---|---|
| Tanggal | 15 Agustus 2024 |
| Lokasi | Madison Square Garden, New York, USA |
| Bobot maksimal | 72,6 kg (kelas menengah) |
| Promotor | Top Rank Boxing |
Pertarungan ini diharapkan menjadi salah satu laga paling dinanti tahun ini, mengingat keduanya memiliki basis penggemar yang luas dan reputasi tinggi dalam dunia tinju.
Pelatih utama Shields, Richie Woodhall, menegaskan kesiapan putrinya: “Claressa telah bekerja keras, menurunkan berat badan secara aman, dan tetap mempertahankan kecepatan serta kekuatan pukulannya. Kami yakin dia siap menantang Kaye Scott dan merebut sabuk tersebut.”
Sementara itu, Scott menyatakan kepercayaan diri: “Saya menghormati pencapaian Claressa, tapi saya tidak akan mundur. Saya akan melindungi sabuk saya dan memberikan pertarungan terbaik untuk para penonton.”
Dengan latar belakang yang kuat dan motivasi tinggi, pertandingan ini tidak hanya menjadi kontes fisik, tetapi juga pertarungan mental antara dua juara yang ingin menorehkan sejarah baru dalam tinju wanita.