Setapak Langkah – 24 Juni 2026 | Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa 21 cabang olahraga yang termasuk dalam Daftar Prioritas Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) wajib menjadi bagian kompetisi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, menanggapi kebutuhan peningkatan kualitas kompetisi nasional.
Penetapan 21 cabang sebagai prioritas bertujuan memperkuat basis bakat atlet muda, meningkatkan standar kompetisi, serta menyiapkan atlet Indonesia untuk bersaing di level internasional. Menpora menambahkan bahwa keharusan pencantuman cabang-cabang ini di PON akan memberikan dorongan signifikan bagi federasi masing-masing cabang untuk mengoptimalkan program pembinaan dan infrastruktur.
Berikut ini adalah daftar lengkap 21 cabang olahraga yang masuk dalam prioritas DBON:
- Atletik
- Renang
- Angkat Besi
- Panahan
- Karate
- Bulu Tangkis
- Tenis Meja
- Sepak Bola
- Rugby
- Hoki Lapangan
- Judo
- Kriket
- Balap Sepeda
- Gulat
- Pencak Silat
- Taekwondo
- Petanque
- Futsal
- Basketball 3×3
- Volleyball
- Softball
Menpora menegaskan bahwa setiap provinsi yang akan menyelenggarakan PON harus memastikan seluruh 21 cabang tersebut masuk dalam agenda pertandingan. Hal ini diharapkan dapat mendorong pemerataan fasilitas, meningkatkan partisipasi atlet di seluruh wilayah, serta menciptakan standar kompetisi yang seragam.
Selain itu, Erick Thohir menambahkan bahwa pemerintah akan meningkatkan alokasi anggaran bagi pengembangan fasilitas dan pelatihan teknis bagi para pelatih dan ofisial. Upaya ini selaras dengan visi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan olahraga regional yang kompetitif.
Dengan penetapan ini, diharapkan PON berikutnya tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga platform strategis untuk memantapkan bakat-bakat muda, menyiapkan generasi atlet yang siap bersaing di ajang internasional seperti Asian Games dan Olimpiade.