Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Komite Olimpiad Internasional (IOC) pada hari Kamis, 18 Juni, mengumumkan peluncuran Inisiatif Kerja Sama Olahraga dan Kesehatan (KOI) yang ditujukan khusus untuk pasar China. Inisiatif ini dirancang untuk menjangkau sebanyak 100 juta warga negara tersebut melalui program-program kebugaran, kompetisi olahraga, dan kampanye kesehatan.
Tujuan utama KOI adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik, memperbaiki indikator kesehatan publik, serta memperkuat nilai-nilai olahraga yang sejalan dengan semangat Olimpiade. Program ini akan dijalankan bersama pemerintah China, lembaga olahraga lokal, serta sponsor swasta yang berfokus pada bidang kebugaran dan kesehatan.
Strategi Pelaksanaan
- Program sekolah: Integrasi kurikulum olahraga dan pendidikan kesehatan di lebih dari 10.000 sekolah dasar dan menengah.
- Komunitas lokal: Pembentukan pusat kebugaran berbasis komunitas yang menyediakan pelatihan gratis dan acara lomba tahunan.
- Kampanye digital: Penggunaan platform media sosial dan aplikasi mobile untuk menyebarkan tantangan kebugaran serta materi edukasi.
- Kerjasama korporasi: Sponsor dari perusahaan peralatan olahraga, perusahaan farmasi, dan brand gaya hidup sehat untuk mendukung fasilitas dan insentif.
Target 100 juta orang diproyeksikan akan tercapai dalam tiga tahun pertama, dengan pembagian tahunan sebagai berikut:
| Tahun | Jumlah Target |
|---|---|
| 2024 | 30 juta |
| 2025 | 35 juta |
| 2026 | 35 juta |
Selain meningkatkan tingkat partisipasi olahraga, KOI juga diharapkan dapat menurunkan prevalensi penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. Data dari Kementerian Kesehatan China menunjukkan peningkatan kasus obesitas pada anak-anak sebesar 12% dalam lima tahun terakhir, menandakan urgensi intervensi berbasis olahraga.
Dalam hal pendanaan, IOC memperkirakan alokasi sebesar US$ 150 juta untuk tiga tahun pertama, yang akan dialokasikan pada pengembangan infrastruktur, pelatihan pelatih, serta kampanye media. Pemerintah China berkomitmen menyediakan lahan dan fasilitas publik secara gratis, sementara sponsor korporat menambah dana melalui program CSR mereka.
Para pengamat menilai bahwa keberhasilan KOI dapat menjadi model bagi negara lain yang ingin mengintegrasikan olahraga ke dalam kebijakan kesehatan nasional. Jika target tercapai, program ini tidak hanya akan memperkuat posisi China dalam arena olahraga internasional, tetapi juga memberikan dampak positif pada kualitas hidup jutaan warganya.