Setapak Langkah – 19 Juni 2026 | Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, pada hari ini mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar, untuk berkontribusi dalam Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan bahwa data yang dihasilkan akan menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi kota selama lima tahun ke depan.
Sensus Ekonomi 2026 bertujuan mengidentifikasi jumlah, jenis, dan kontribusi sektor usaha di Semarang, termasuk nilai produksi, tenaga kerja, dan akses permodalan. Data tersebut akan membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran, seperti program bantuan kredit, pelatihan, dan pengembangan infrastruktur.
Berikut langkah‑langkah yang diharapkan dapat diikuti oleh pelaku usaha:
- Mengisi formulir digital yang tersedia di portal resmi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang.
- Menunjuk satu orang kontak yang bertanggung jawab atas verifikasi data.
- Menyampaikan dokumen pendukung, seperti SIUP, TDP, atau laporan keuangan, melalui unggahan online atau secara langsung ke kantor Dinas.
- Memastikan keakuratan data sebelum batas waktu akhir pengumpulan, yakni 31 Agustus 2026.
Pihak pemkot juga akan mengirimkan tim verifikasi ke lokasi usaha untuk memastikan validitas data. Wali Kota menegaskan bahwa partisipasi aktif tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga membuka peluang akses program subsidi, pelatihan digital, dan promosi produk melalui platform pemerintah.
Dalam sambutannya, Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan, “Kami mengajak semua pelaku usaha untuk menjadikan Sensus Ekonomi 2026 sebagai momentum bersama. Data yang akurat akan memperkuat posisi Semarang sebagai kota yang kompetitif dan inklusif.”
Dengan dukungan luas dari dunia usaha, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan basis data yang komprehensif, sehingga kebijakan pembangunan ekonomi Kota Semarang dapat lebih responsif terhadap kebutuhan riil pelaku usaha.