Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Juliantono, menekankan bahwa koperasi dapat menjadi motor utama dalam menggerakkan ekonomi hijau Indonesia. Dengan kekayaan alam yang melimpah, seperti hutan tropis, cadangan karbon, serta keanekaragaman hayati, negara ini memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor-sektor berkelanjutan.
Potensi hutan tropis
Hutan tropis Indonesia menyimpan lebih dari 30% keanekaragaman hayati dunia. Selain menjadi penyerap karbon yang signifikan, hutan ini juga menyediakan bahan baku bagi industri ramah lingkungan, seperti kayu bersertifikat, produk non‑kayu, dan bioenergi.
Ekonomi karbon
Pasar karbon internasional menawarkan insentif finansial bagi negara yang berhasil mengurangi emisi. Dengan mengelola lahan secara berkelanjutan, Indonesia dapat menjual kredit karbon, meningkatkan pendapatan negara, dan sekaligus mendukung komitmen iklim.
Keanekaragaman hayati sebagai aset ekonomi
Keanekaragaman hayati membuka peluang bagi ekowisata, farmasi berbasis tanaman, dan produk tradisional yang memiliki nilai jual tinggi di pasar global.
Peran koperasi
Koperasi berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat lokal. Melalui model kepemilikan bersama, koperasi dapat:
- Mengorganisir petani dan nelayan untuk praktik pertanian dan perikanan berkelanjutan.
- Memberikan akses pembiayaan bagi proyek energi terbarukan skala kecil.
- Menyalurkan pelatihan dan teknologi ramah lingkungan.
- Menguatkan posisi tawar anggota dalam rantai nilai produk hijau.
Tantangan dan kebijakan pendukung
Beberapa hambatan yang perlu diatasi meliputi kurangnya literasi lingkungan, akses terbatas ke modal, serta regulasi yang belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan koperasi hijau. Pemerintah berencana memperkuat regulasi, menyediakan dana khusus, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Prospek masa depan
Jika koperasi berhasil memanfaatkan potensi alam secara optimal, ekonomi hijau Indonesia dapat menghasilkan pertumbuhan inklusif, menciptakan lapangan kerja, dan menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan.