Setapak Langkah – 15 Juni 2026 | Hari Senin, 15 Juni 2026, Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) DKI Jakarta resmi dibuka. Seluruh calon siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah negeri Jakarta dapat melakukan pendaftaran mulai hari ini melalui portal resmi SPMB.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui empat jalur utama, masing‑masing dengan kriteria dan prosedur yang berbeda:
- Jalur Afirmasi: ditujukan bagi calon siswa yang memiliki latar belakang khusus, seperti anak guru, anak ASN, atau anak korban bencana. Persyaratan utama meliputi bukti hubungan keluarga dengan pihak berwenang dan dokumen pendukung lainnya.
- Jalur Prestasi: diberikan kepada siswa yang telah menunjukkan prestasi akademik atau non‑akademik yang menonjol, seperti juara lomba tingkat provinsi atau nasional. Calon harus melampirkan sertifikat atau dokumen resmi yang membuktikan prestasinya.
- Jalur Domisili: berlaku bagi siswa yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta. Persyaratan utama adalah Kartu Keluarga (KK) dan bukti tempat tinggal yang sah, seperti surat keterangan domisili atau tagihan listrik.
- Jalur Mutasi: diperuntukkan bagi siswa yang ingin berpindah dari sekolah lain, baik di dalam maupun luar Jakarta. Dokumen yang dibutuhkan meliputi surat pindah dari sekolah asal, rapor terakhir, dan alasan mutasi.
Berikut rangkuman singkat mengenai masing‑masing jalur:
| Jalur | Target Calon | Dokumen Utama |
|---|---|---|
| Afirmasi | Anak guru, ASN, korban bencana | Surat keterangan, KK |
| Prestasi | Siswa berprestasi akademik/non‑akademik | Sertifikat, Piagam |
| Domisili | Penduduk DKI Jakarta | KK, surat domisili |
| Mutasi | Siswa pindahan sekolah | Surat pindah, rapor |
Setelah mengisi formulir online, calon siswa harus mengunggah seluruh dokumen pendukung, lalu menunggu verifikasi dari tim SPMB. Proses verifikasi biasanya memakan waktu hingga tiga hari kerja. Jika lolos, peserta akan menerima notifikasi mengenai jadwal tes seleksi atau pengumuman hasil akhir, tergantung pada jalur yang dipilih.
Para orang tua dan calon siswa disarankan untuk memperhatikan batas waktu pendaftaran dan memastikan semua dokumen terunggah dengan jelas. Kegagalan mengirim dokumen yang lengkap dapat berakibat pada penolakan pendaftaran.
Dengan dibukanya SPMB 2026, diharapkan proses penerimaan siswa di sekolah negeri Jakarta dapat berjalan transparan dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua calon.