Setapak Langkah – 14 Juni 2026 | Petrokimia Gresik, sebagai salah satu pemain utama industri pupuk di Indonesia, terus memperkuat daya saing nasional melalui budaya inovasi yang terintegrasi dalam setiap lini kerja. Upaya ini tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan negara.
Berbagai program inovatif telah diluncurkan sejak awal 2023, antara lain penerapan teknologi digital dalam proses produksi, pengembangan formula pupuk berbasis mikroorganisme, dan kolaborasi dengan lembaga riset untuk mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan.
Inisiatif utama
- Penerapan sistem kontrol otomatis berbasis IoT yang menurunkan konsumsi energi sebesar 12%.
- Pengembangan pupuk bioaktif yang mengurangi penggunaan bahan kimia hingga 15%.
- Program pelatihan inovasi bagi karyawan yang melibatkan lebih dari 1.200 staf tiap tahunnya.
- Kerjasama dengan universitas terkemuka untuk riset bahan baku alternatif.
Capaian kuantitatif
| Tahun | Produksi Pupuk (juta ton) | Efisiensi Energi (%) | Pengurangan Bahan Kimia (%) |
|---|---|---|---|
| 2022 | 6,2 | 100 | 0 |
| 2023 | 6,8 | 112 | 15 |
Data tersebut menunjukkan peningkatan produksi sebesar 9,7% dalam satu tahun, sekaligus menandakan tercapainya target efisiensi energi dan pengurangan bahan kimia.
Dengan peningkatan produktivitas dan keberlanjutan, Petrokimia Gresik berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan Indonesia. Pupuk yang dihasilkan lebih murah dan berkualitas, memungkinkan petani memperoleh hasil panen optimal tanpa menambah beban biaya.
Ke depan, perusahaan menargetkan pengembangan pupuk berbasis teknologi nano dan memperluas jaringan distribusi ke wilayah-wilayah terpencil, sehingga manfaat inovasi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan pertanian nasional.