Setapak Langkah – 12 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan eksklusif empat mata dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan yang berlangsung secara tertutup ini difokuskan pada pembahasan strategi energi hijau serta peran Indonesia dalam menciptakan perdamaian dunia.
- Pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya di wilayah Nusantara.
- Peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga angin di Pulau Jawa dan Sumatera.
- Dukungan kebijakan fiskal untuk insentif energi terbarukan.
Selanjutnya, pembahasan beralih ke agenda diplomatik terkait perdamaian dunia. Prabowo dan Jusuf Kalla sepakat bahwa Indonesia dapat memainkan peran mediator dalam konflik regional, khususnya di kawasan Asia‑Pasifik. Kedua tokoh menyoroti pentingnya dialog lintas‑agama, penyelesaian sengketa secara damai, serta kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa‑Bangsa.
| Waktu | Topik |
|---|---|
| 09.00–09.30 | Evaluasi capaian energi hijau 2023 |
| 09.30–10.15 | Strategi investasi dan insentif fiskal |
| 10.15–11.00 | Peran Indonesia dalam diplomasi perdamaian |
| 11.00–11.30 | Rencana tindak lanjut dan koordinasi lintas kementerian |
Hasil pertemuan diharapkan akan dituangkan dalam nota kesepahaman yang akan dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Energi dan Kementerian Luar Negeri. Kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai contoh negara berkembang yang mengintegrasikan kebijakan energi bersih dengan upaya menciptakan stabilitas dan perdamaian global.