Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengumumkan perubahan signifikan pada struktur kepengurusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Perubahan ini mencakup penunjukan kembali direksi serta komisaris yang diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja perusahaan di sektor pertambangan dan logam mulia.
Berikut ini susunan lengkap jajaran baru yang telah disetujui:
| Jabatan | Nama | Pengalaman/Latar Belakang |
|---|---|---|
| Direktur Utama | Ir. Haryadi Satria | 20 tahun di industri pertambangan, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi Antam |
| Direktur Keuangan | Siti Nurhaliza | Akuntan publik bersertifikat, pengalaman di perusahaan BUMN sektor energi |
| Direktur Operasi | Rizky Pratama | Insinyur pertambangan, memimpin proyek pengembangan tambang nikel di Sulawesi |
| Komisaris Utama | Prof. Budi Santoso | Profesor ekonomi, ahli kebijakan industri, mantan Menteri Perindustrian |
| Komisaris Independen | Lina Marlina | Pengacara senior, berpengalaman dalam tata kelola perusahaan |
Pembaruan susunan kepengurusan ini selaras dengan strategi baru Antam yang menitikberatkan pada diversifikasi produk, peningkatan efisiensi operasional, serta penerapan praktik ESG (Environmental, Social, Governance) yang lebih ketat. Manajemen baru juga menargetkan peningkatan produksi emas dan tembaga sebesar 10% dalam lima tahun ke depan, sekaligus memperluas portofolio investasi di sektor energi terbarukan.
Selain perubahan struktural, Antam berencana meluncurkan program digitalisasi proses produksi dan rantai pasokan, guna memperkuat transparansi dan mengurangi biaya operasional. Harapan perusahaan, sinergi antara direksi yang berpengalaman dengan komisaris yang memiliki keahlian lintas sektor akan memperkuat posisi Antam di pasar global.