Setapak Langkah – 08 Juni 2026 | Seorang bayi laki‑laki Palestina berusia tujuh bulan meninggal pada Jumat, 5 Juni, setelah terkena luka akibat serangan militer Israel di wilayah Tepi Barat.
Tim medis setempat melaporkan bahwa bayi tersebut mengalami luka parah pada kepala dan tidak dapat diselamatkan meski telah diberikan perawatan intensif.
Insiden ini menambah daftar korban sipil, khususnya anak-anak, dalam konflik yang berlarut‑luruh antara Israel dan Palestina. Organisasi bantuan kemanusiaan menyoroti peningkatan risiko bagi penduduk non‑kombatan di zona tersebut.
Berbagai pihak, termasuk lembaga hak asasi manusia, mengecam serangan itu dan menyerukan peninjauan kembali kebijakan penggunaan kekuatan militer di wilayah pendudukan.
- Korban: bayi laki‑laki, 7 bulan.
- Lokasi: Tepi Barat, wilayah yang dikuasai Israel.
- Tanggal: 5 Juni 2024.
- Penyebab kematian: luka kepala akibat serangan.
- Reaksi: kecaman internasional dan seruan penegakan perlindungan sipil.