Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan pentingnya peran Indonesia EsportS Association (IESPA) dalam mempercepat laju pertumbuhan industri esports nasional. Dalam sebuah pernyataan resmi, Menpora menilai bahwa ekosistem esports Indonesia tengah berada pada fase transformasi yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas pemain.
Beberapa inisiatif strategis yang diharapkan dapat dijalankan IESPA antara lain:
- Mengembangkan program pembinaan talenta muda melalui akademi esports terakreditasi.
- Menjalin kemitraan dengan sponsor dan investor untuk memperluas sumber pendanaan.
- Menetapkan standar keamanan siber dan perlindungan pemain dalam turnamen daring.
- Mendorong penyelenggaraan turnamen berskala internasional yang dapat menarik perhatian media global.
Data terbaru menunjukkan bahwa nilai pasar esports Indonesia mencapai lebih dari US$ 400 juta pada tahun 2023, dengan pertumbuhan tahunan diproyeksikan mencapai 15% hingga 2027. Angka ini mencerminkan peningkatan partisipasi pemain, penonton, serta sponsor yang semakin antusias.
Menpora juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk kementerian terkait, asosiasi industri, dan lembaga pendidikan, untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Ia menutup pernyataannya dengan harapan IESPA dapat terus menjadi motor penggerak inovasi, kompetisi yang fair, serta peluang karir yang luas bagi generasi muda Indonesia.