Setapak Langkah – 06 Juni 2026 | Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa percepatan pembangunan fasilitas PSEL menjadi prioritas pemerintah dalam rangka memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, proyek ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas penyediaan listrik, tetapi juga mendukung stabilitas pasokan bagi sektor industri dan rumah tangga.
Beberapa langkah strategis yang diambil meliputi peningkatan alokasi anggaran, penyederhanaan prosedur perizinan, serta koordinasi intensif antara kementerian terkait dan pemerintah daerah. Menko Zulhas menambahkan bahwa proses tender sudah dimulai dan diharapkan kontraktor terpilih dapat memulai pekerjaan pada kuartal pertama tahun depan.
Berikut rangkaian tahapan utama yang dijadwalkan:
| Tahap | Waktu Pelaksanaan | Keterangan |
|---|---|---|
| Penetapan Anggaran | Q4 2023 | Pengesahan alokasi dana sebesar Rp 5,2 triliun |
| Tender dan Seleksi Kontraktor | Q1 2024 | Penerbitan dokumen lelang dan evaluasi penawaran |
| Mulai Konstruksi | Q2 2024 | Pembangunan infrastruktur inti dan fasilitas pendukung |
| Uji Coba Operasional | Q4 2025 | Pengujian sistem dan sertifikasi kelayakan |
| Serah Terima | Q1 2026 | Fasilitas siap beroperasi penuh |
Dengan target penyelesaian pada awal 2026, pemerintah berharap fasilitas PSEL dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional dan membuka peluang investasi baru di sektor energi terbarukan. Menko Zulhas juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, termasuk pelatihan tenaga kerja lokal dan program tanggung jawab sosial perusahaan.