Setapak Langkah – 06 Juni 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan peningkatan signifikan dalam layanan angkutan komoditas perkebunan pada tahun 2023. Volume pengangkutan naik sebesar 7,78% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan peran penting KAI dalam mendukung rantai pasok barang ekspor Indonesia.
Peningkatan ini terutama didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap komoditas seperti kelapa sawit, kopi, karet, dan kakao. Dengan jaringan rel yang melintasi wilayah perkebunan utama, KAI mampu menyediakan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan moda jalan raya.
| Parameter | 2023 (juta ton) | 2022 (juta ton) | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Angkutan komoditas perkebunan | 5,2 | 4,8 | 7,78% |
Selain peningkatan volume, KAI juga melakukan optimalisasi jadwal keberangkatan, peningkatan kapasitas gerbong khusus komoditas, serta peningkatan fasilitas penanganan barang di stasiun-stasiun kunci. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan biaya logistik bagi produsen dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.
Penguatan rantai pasok ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperluas peran transportasi kereta api dalam sektor agribisnis, sekaligus mengurangi ketergantungan pada transportasi darat yang rawan kemacetan dan emisi tinggi.