Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam pada hari ini, dengan penurunan lebih dari 5 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Penurunan tersebut mencerminkan perubahan sentimen pasar setelah munculnya harapan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan mencapai kesepakatan damai.
Harapan damai antara kedua negara menjadi faktor utama yang menurunkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, wilayah utama produksi minyak. Dengan berkurangnya risiko konflik, para pelaku pasar menurunkan ekspektasi terhadap gangguan pasokan, yang memicu penurunan harga.
| Komoditas | Harga Sebelumnya | Harga Saat Ini |
|---|---|---|
| Brent | USD 80,00/barrel | USD 75,50/barrel |
| WTI | USD 77,00/barrel | USD 72,30/barrel |
Penurunan harga ini juga berdampak pada pasar saham, khususnya indeks energi yang mengalami koreksi sekitar 3 persen. Investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti obligasi pemerintah, sementara sektor energi mencatat penurunan nilai kapitalisasi pasar.
Meskipun suasana kini lebih optimis, para analis mengingatkan bahwa ketidakpastian masih tetap tinggi. Risiko geopolitik yang tiba‑tiba kembali muncul, atau keputusan kebijakan produksi OPEC+, dapat dengan cepat mengubah arah pergerakan harga.
Ke depan, para pakar memperkirakan bahwa harga minyak akan bergerak dalam kisaran 70‑78 dolar per barrel, tergantung pada perkembangan diplomasi dan data permintaan global. Pemantauan terus‑menerus terhadap pernyataan resmi kedua negara serta laporan inventaris minyak akan menjadi kunci bagi pelaku pasar.