Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | JAKARTA, Republika.co.id — Badan Gizi Nasional (BGN) sedang mengembangkan sebuah aplikasi inovatif bernama Reviu Menu MBG yang ditujukan untuk memantau mutu program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak dan keluarga penerima manfaat. Aplikasi ini dirancang untuk melakukan evaluasi organoleptik, yaitu penilaian rasa, aroma, tekstur, dan penampilan makanan secara sistematis.
Beberapa poin penting terkait peluncuran dan fungsi aplikasi tersebut antara lain:
- Tujuan utama: Menjamin standar kualitas makanan MBG sesuai pedoman gizi nasional.
- Pelibatan guru: Guru di sekolah-sekolah yang menjadi titik distribusi MBG akan menggunakan aplikasi untuk mencatat hasil evaluasi harian dan mengirimkan laporan ke BGN.
- Peran posyandu: Tenaga posyandu akan memverifikasi data lapangan, melakukan inspeksi tambahan, serta memberikan umpan balik kepada pihak sekolah.
- Fitur organoleptik: Penilaian meliputi empat aspek utama—rasa, aroma, tekstur, dan penampilan—dengan skor 1 hingga 5 yang secara otomatis terakumulasi dalam basis data pusat.
- Data real‑time: Semua input langsung terhubung ke server BGN, memungkinkan pemantauan wilayah secara cepat dan penanganan masalah bila ada penurunan kualitas.
Proses penggunaan aplikasi diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program MBG. Dengan melibatkan guru dan posyandu, BGN menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengawasi gizi anak bangsa.
Selain meningkatkan kualitas makanan, BGN berharap aplikasi ini dapat menjadi model bagi program gizi lainnya, mengintegrasikan teknologi digital ke dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.