Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Pemerintah India kembali meningkatkan tarif bahan bakar minyak (BBM) baik bensin maupun solar untuk ketiga kalinya dalam rentang delapan hari. Kenaikan terbaru ini menambah tekanan pada konsumen dan sektor transportasi di negara dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa.
Sejak awal minggu, harga bensin naik sebanyak 4,5% menjadi X rupiah per liter, sementara solar naik 5,2% menjadi Y rupiah per liter. Pada hari sebelumnya, kenaikan sebelumnya sebesar 3,8% dan 4,1% masing‑masing untuk bensin dan solar. Berikut rangkuman perubahan tarif dalam seminggu terakhir:
| Tanggal | Jenis BBM | Kenaikan (%) | Harga Baru (per liter) |
|---|---|---|---|
| Hari ke‑1 | Bensin | 3,8 | … |
| Hari ke‑1 | Solar | 4,1 | … |
| Hari ke‑4 | Bensin | 4,5 | … |
| Hari ke‑4 | Solar | 5,2 | … |
| Hari ke‑8 | Bensin | 5,0 | … |
| Hari ke‑8 | Solar | 5,8 | … |
Kenaikan ini dipicu oleh kombinasi faktor, termasuk naiknya harga minyak dunia, penyesuaian pajak energi, serta kebutuhan pemerintah untuk menyeimbangkan anggaran. Dampaknya dirasakan langsung oleh pengemudi taksi, operator logistik, dan rumah tangga yang mengandalkan kendaraan pribadi.
Para analis memperkirakan bahwa kenaikan berulang ini dapat menambah tekanan inflasi, khususnya pada sektor transportasi dan barang kebutuhan sehari‑hari. Pemerintah kemungkinan akan memperketat subsidi atau mencari alternatif energi untuk mengurangi beban konsumen.