Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia mengunjungi tambak udang di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, untuk meninjau potensi produksi dan peluang ekspor.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Produksi tahunan | ≈ 40 ton |
| Keuntungan per ton | Rp70 juta |
| Potensi nilai produksi | Rp2,8 triliun |
| Target nilai ekspor | Rp134 miliar/tahun |
Prabowo menekankan bahwa sektor perikanan, khususnya budidaya udang, memiliki peran strategis dalam meningkatkan devisa negara. Ia mengajak petani, pelaku usaha, dan lembaga keuangan untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas produksi, memperbaiki standar sanitasi, serta memperluas jaringan pasar internasional.
Berbagai langkah konkret diusulkan, antara lain:
- Peningkatan akses pembiayaan bagi petani tambak melalui program pemerintah dan lembaga keuangan.
- Pelatihan teknis tentang manajemen budidaya, biosekuriti, dan pemasaran.
- Pengembangan fasilitas pengolahan dan pendinginan untuk menjaga kesegaran produk hingga sampai ke pasar tujuan.
- Promosi produk udang Kebumen di pameran dagang internasional.
Jika strategi ini berhasil diimplementasikan, diperkirakan tidak hanya akan meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di daerah sekitar tambak, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir udang utama di pasar global.