Setapak Langkah – 24 Mei 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menuntut PT PLN (Persero) untuk mempercepat proses pemulihan pasokan listrik di wilayah Sumatera setelah terjadinya gangguan sistem yang meluas. Gangguan tersebut menyebabkan pemadaman di sejumlah provinsi, menghambat aktivitas industri, perdagangan, dan layanan publik.
Dalam pernyataan resmi, ESDM menekankan pentingnya koordinasi cepat antara unit-unit operasional PLN, tim teknis, serta pihak terkait di daerah. Menteri ESDM menambahkan bahwa stabilitas pasokan listrik merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi regional.
Beberapa langkah yang diminta ESDM antara lain:
- Mengidentifikasi akar penyebab gangguan secara menyeluruh.
- Menjalankan perbaikan infrastruktur jaringan transmisi dan distribusi yang terdampak.
- Mengoptimalkan penggunaan cadangan daya serta sumber energi alternatif.
- Memberikan informasi transparan kepada publik mengenai progres pemulihan.
PT PLN menyatakan komitmen untuk menyalakan kembali listrik secepat mungkin dan telah menurunkan tim darurat ke lokasi terdampak. Hingga kini, sebagian wilayah telah kembali menerima aliran listrik, namun beberapa area masih dalam proses perbaikan.
Para analis memperkirakan bahwa gangguan ini dapat menurunkan produktivitas ekonomi di Sumatera hingga beberapa persen jika tidak segera teratasi. Oleh karena itu, percepatan pemulihan tidak hanya menjadi tanggung jawab teknis, melainkan juga strategi ekonomi nasional.